Cara Mendesain Website Sendiri agar Tampilannya Unik

web design okWebsite saat ini masuk ke dalam sebuah kebutuhan bagi mereka yang merambah dunia usaha. Memiliki sebuah website sendiri yang bertujuan untuk memperkenalkan produknya tentu memberikan banyak pengaruh positif kepada penjualan produk tersebut. Selain itu, dengan sebuah website yang ada, kepercayaan pelanggan akan meningkat seiring dengan semakin baiknya pelayanan yang bisa diberikan, mengingat toko online melalui website dapat buka sepanjang waktu.

Memiliki tampilan desain yang unik tentu akan menambah ketertarikan pengunjung untuk mengunjungi toko Anda. Jika meminta bantuan profesional, hasilnya tentu luar biasa, tapi Anda harus merogoh kocek untuk mendapatkan jasanya. Lalu kenapa tidak mencoba sendiri? Bukankah semuanya butuh  latihan? Dan yang perlu Anda tahu,cara mendesain website sendiri tidaklah sesulit yang dibayangkan. Simak caranya berikut ini !

1.             Awali dengan membuat sketsa

Sebagai seorang pemula, sebaiknya Anda tidak melewatkan langkah ini. Dengan membuat sketsa atau sering disebut dengan wireframe, Anda akan memiliki gambaran tentang web seperti apa yang akan Anda buat untuk meraih tujuan yang diinginkan dengan memiliki web. Sketsa dapat dibuat pada selembar kertas dengan menggunakan pensil atau bolpoin, atau bisa juga memanfaarkan kecanggihan teknologi, dibuat dengan menggunakan komputer atau android yang Anda miliki. Setelah Anda memiliki sketsa web Anda, Anda dapat menunjukkan ke beberapa orang untuk mendapatkan referensi, atau melihat tingkat keterbacaan sketsa yang Anda buat, apakah mudah dipahami, mudah dimengerti, dan sebagainya.

2.             Membuat Visualisasi

Langkah kedua untuk mendesain web Anda sendiri adalah membuat visualisasi dari sketsa yang telah dimiliki. Anda dapat menuangkan ide dari sketsa ke dalam sebuah visualisasi sehingga lebih mudah untuk dibayangkan. Dalam tahap ini, Anda sudah dapat mengamati pola-pola warna yang sesuai untuk web Anda. Pada langkah ini, disarankan Anda sudah menuangkan sketsa tersebut ke dalam software yang dapat mengolahnya, seperti Phostoshop misalkan.

3.             Coding Tahap Awal

Dahulu kala, banyak orang yang kesulitan untuk memiliki website karena coding yang ada biasanya hanya menggunakan HTML. Namun sekarang sudah berbeda, Anda sebagai pemula dapat juga berlatih mendesain karena banyak bahasa yang digunakan selain HTML, yakni ada CSS, PHP, Ajax, dan Javascript. Dalam langkah ini, mungkin Anda akan sedikit mengalami stress kecil, error menjadi hal yang wajar untuk terjadi. Namun, tahap inilah yang nanti menentukan bagaimana tampilan web Anda menjadi lebih interaktif, karena bisa di-klik menu yang ada, bisa terdapat animasi-animasi pemanis, dan menyediakan semua informasi yang pengunjung butuhkan untuk mengenal web Anda.

4.             Menyesuaikan Browser

Setelah Anda mendesain web dengan cantik, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyesuaikan dengan browser. Beberapa browser menyediakan tampilan yang berbeda untuk halaman website, jadi  Anda harus mengatur coding yang Anda buat agar  dapat menyesuaikan di berbagai jenis tampilan browser.